Subscribe via RSS FeedConnect on InstagramConnect on Google Plus

Sempat berfikir Saya Salah Pilih Jurusan Pendidikan Luar Sekolah

Filed in Curhat, Harapan PLS by on September 3, 2018 1 Comment • views: 75
Saya berasal dari kota perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu kota Cepu yang biasanya dikenal dengan sebutan ita mnyak. Sekarang saya sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Surabaya. Di sini saya akan bercerita mengenai jurusan yang saya ambil yaitu Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Jujur pada awalnya saya iseng memilih jurusan PLS karena saya melihat jurusan ini sepi oleh pendaftar atau bisa dibilang berdaya saing yang agak kurang ketat. Dulu jurusan pertama yang saya ambil yaitu Ekonomi Islam, yang kedua Geografi, dan yang ketiga Pendidikan Luar sekolah. Saya mengurutkannya berdasarkan dengan daya saing dan daya tampung dari ke tiga jurusan yang saya ambil tersebut. Padahal pada saat itu saya tidak mengetahui apa itu PLS, dan pekerjaan apa yang diperoleh kedepannya.
Saat pengumuman SBMPTN tahun ini saya mengurungkan niat untuk membukanya pukul 14.00, saya sudah pasrah dengan hasil SBMPTN tahun ini karena saya merasa kurang maksimal mengerjakan soal-soal SBMPTN. Saya sudah pesimis dengan jurusan ke-1 dan jurusan ke-2 yang saya pilih, padahal saya sangat berharap dengan pilihan ke-1 dan ke-2  tapi Allah berkehendak lain. Saya lolos di pilihan ke-3 yaitu jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya.
Saya senang karena tahun ini dapat lolos tes Sbmptn dengan persiapan yang bisa dibilang tidak siap untuk mengikuti tes lagi mengingat saya alumni tahun 2016 dan bassic saya adalah anak SMK Akuntansi yang harus belajar mata pelajaran IPS mulai dari 0 menurutku lumayan susah karena saya tidak terlalu suka dengan mata pelajaran menghafal. Alhasil saya merasa kurang maksimal mengerjakan soal TKD soshum.
Setelah saya mengabarkan kelolosan ku ke teman-teman terdekatku,banyak yang memberi ucapan selamat kepadaku, tetapi tak sedikit yang bertanya mengenai apa PLS itu? Mengapa aku memilih PLS? Setelah lulus nanti kamu mau jadi apa? Pertanyaan demi pertanyaan itulah yang membuat saya sempat down. Tapi saya meluruskan niat saya untuk berkuliah setelah tahun lalu ditolak dan gagal dalam melaksanakan berbagai tes masuk perguruan tinggi negeri. Dan alhamdulillah tahun ini Allah memberikan nikmat kepada saya dengan mendengar doa-doa yang saya panjatkan kepada-NYA. Mungkin masuk di PLS bukanlah keinginan saya, tapi Allah telah merencanakan saya untuk masuk di jurusan ini. Saya sempat berfikir bahwa saya salah jurusan. Tetapi motivasi-motivasi yang guru BK berikan telah membangkitkan semangat saya bahwa salah jurusan bukan berarti masa depan akan suram.
Harapan saya di PLS, semoga PLS lebih dikenal dikalangan masyarakat luas, kita sebagai mahasiswa PLS harus bisa membuktikan bahwa PLS itu tidak jurusan rendahan, PLS juga memiliki masa depan yang cerah. Mengingat ruang lingkup PLS di masyarakat langsung sehingga kami lebih mudah mengenalkan jurusan ini ke masyarakat luas dan juga jurusan ini sangatlah mulia karena kami bercita-cita ingin memberi pelayanan pendidikan di semua kalangan usia tanpa mengenal muda maupun tua.
Setelah lulus dari jurusan ini saya bercita-cita ingin menyalurkan ilmu yang saya dapatkan selama 4 tahun berkuliah di jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya. Semoga saya dapat memberi pelayanan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan pendidikan di luar sana. Saya yakin masih banyak masyarakat Indonesia yang berhenti sekolah karena alasan ekonomi dan akses sekolah yang sangat tdak mudah untuk dijangkau ataupun fasilitas pendidikannya sangat minim. Urusan pekerjaan itu semua tergantung usaha dan doa dari diri sendiri. Sejauh apa doa kita dan sejauh apa usaha kita.
Saya yakin bahwa Allah melihat semua doa dan usaha yang dilakukan semua hambanya. Dan biarkan Allah yang menentukannya. Karena saya yakin. Proses tidak akan menghianati hasil. Semangat!!! Teruslah berjuang untuk Bangsa dan Negara wahai calon pendidik tunas bangsa. Sekian tulisan dari saya mohon maaf apabila ada kalimat yang salah.
Penulis:
Retno Diah Ariyani
PLS UNESA 2017
mail: retno.17010034051@mhs.unesa.ac.id

Tags: ,

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Oky berkata:

    Untuk adik retno,

    kalau boleh sedikit bertukar pikiran, kesempatan bekerja di dunia kerja itu tidak 100% didominasi oleh jurusan apa yg sekarang kita ambil, tapi jauh di atas semuanya ada namanya niat dan kesungguhan.
    Oleh karenanya sekarang adik retno tak perlu ragu lagi hanya memang ada yg harus di siapkan: organisasi, perbanyak cari teman, berani membuka diri untuk berdiskusi, balajar bahasa inggris nya di tambah terus, komputernya di geber, ingat untuk poin organisasi, organisasi intra atau extra adalah penunjang kuliah bukan sebaliknya, jadi kutu dalam selimut yang malah bikin kuliah berantakan, yang paling penting berdoa dan terus berprogres

    Insya allah nanti lulus akan jadi sesuatu

    Oh iya saya belum perkenalkan diri nama saya oky prastyo pls 2006 sekarang bekerja di dunia tehnik ellectrical dengan lulusan dari its dan unibraw by the way untuk sekedar cerita saya pernah terlibat di dua pekerjaan konstruksi di unesa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MENGAPDI DENGAN MEDIA SOSIAL

DAFTAR YUK: PELATIHAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DAN WEB SITE IMADIKLUS 2018

Seluruh akomodasi peserta selama kegiatan pelatihan GRATIS*
KLIK DISINI BACA SELANGKAPNYA
close-link
DAFTAR YUK: PELATIHAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DAN WEB SITE IMADIKLUS 2018
KLIK DAFTAR
close-image

MENGAPDI DENGAN MEDIA SOSIAL

MENGAPDI DENGAN MEDIA SOSIAL
Pelatihan Pengelolaan Media Sosial dan Web Imadiklus, akan di selenggarakan pada: